Ketua DPRD Konawe, Terima Aspirasi Mahasiswa Cipayung Plus dan BEM Unilaki

257
0
BERBAGI
Mahasiswa bersama DPRD Konawe, Sepakat Tolak Penundaan Pemilu dan Kenaikan Harga BBM

UNAAHA-KONAWEKITA-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Dr. Ardin menerima aspirasi dari elemen mahasiswa dari Cipayung Plus (HMI, PMII, IMM, dan KMHDI) serta BEM Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, yang menolak wacana penundaan pemilu dan menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlangsung di Gedung DPRD Konawe, Senin, (11/4/2022).

Usai menggelar aksi di depan gedung DPRD Konawe, massa dari mahasiswa ini diterima langsung Ketua DPRD Konawe Dr. Ardin didampingi wakil Ketua I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiani dan Wakil Ketua II DPRD KOnawe, Rusdianto di dalam Gedung Abd. Samad.

Dr. Ardin mengatakan, aspirasi mahasiswa hari ini adalah penjelmaan suara rakyat dan masyarakat Indonesia yang khawatir dengan kondisi bangsa sebagai akibat dari kebijakan pemerintah yang keliru dalam menaikan harga BBM yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga bahan pokok masyarakat.

Diakatan, ditambah lagi dengan adanya wacana menyesatkan tentang penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden yang justru menodai konstitusi dan menyakiti hati rakyat Indonesia.

Suasana Aksi Mahasiswa Cipayung Plus dan BEM Unilaki di Gedung DPRD Konawe

“perlu untuk ditolak dan waspada terhadap kemungkinan yang dapat merusak tatanan kehidupan demokrasi indonesia. Oleh karena itu dengan gerakan mahasiswa hari ini menunjukan bahwa rakyat tidak tidur, rakyat tidak tergadaikan dan bahkan rakyat tidak ridho dengan spekulasi spekulasi politik yang lahir dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. Yang menginginkan penundaan pemilu dan penundaan masa jabatan presiden, yang kita nilai menghianati semangat reformasi” kata Dr. Ardin

Untuk itu DPRD Konawe menegaskan dan sesuai dengan tututan mahasiswa pertama, menolak dengan tegas wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Kedua, Menolak kenaikan harga BBM yang dapat memicu naiknya harga pokok masyarakat sebagai akibat dari kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

“oleh karena itu perlu bagi pemerintah pusat untuk meninjau kembali kenaikan harga BBM’ Ungkap Ketua DPRD Konawe

Dan lanjutnya, Meminta kepada presiden untuk membatalkan kenaikan PPN di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dari pandemi covid 19.

Aksi Mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Konawe, (Red/KK).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY