Sekda Konawe : Berharap Pembangunan Intake Tabanggele Bisa Untungkan Warga Konawe

151
0
BERBAGI
Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinan Sapaan

Pembangunan Bangunan Pengambilan air (Intake) yang akan dibangun di Desa Tabanggele Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe, oleh i dalam hal ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Pemeritah Kota Kendari. Diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi warga Konawe.

Pembahasan rencana kerjasama pembangun Intake dilakukan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, di kantor DPRD Konawe, bersama Pemda Konawe, Tim Pemkot Kendari dan DPRD Konawe, serta pihak pemrakarsa PT. Adi Karya. yang berlangsung di Gedung DPRD Konawe, Rabu, (24/3/2021)

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Ferdinand Sapan berharap pembangunan bangunan pengambilan air (Intake) juga bisa menguntungkan warga Konawe. Karena, lokasi pembangunan Intake PDAM Tirta Anoa Kendari berlokasi di Desa Tabanggele, Kecamatan Anggalomoare.

Ferdinan mengatakan, pembangunan intake ini tinggal menunggu persetujuan kedua pihak antara Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dan Walikota Kendari Zulkarnain Kadir. Setelah tim pembahas baik itu dari Konawe maupun Pemkot Kendari telah mengkaji rencana pembangunan tersebut.

Rapat Dengar Pendapat (RDP), pihak Pemda Konawe, Pemkot Kendari, DPRD Konawe dan PT. Adikarya.

“Untuk Kabupaten Konawe kita diberikan gratis, nah ini yang lagi kita hitung berapa nilainya, pemberian gratis juga untuk masyarakat sekitar” kata Sekda Konawe.

Menurut Sekda Konawe, dengan kapasitas 50 liter perdetik, sekitar 4 hingga 6 ribu sambungan rumah dan mudah mudahan itu bisa dimaksimalkan nanti, “dan harapan kita, kalau memungkinkan bisa lebih besar dari itu” ujarnya

Kata dia, pada prinsipnya untuk kepentingan umum Konawe menyetujui, tetapi di dalamnya tidak hanya kepentingan umum ada juga kepentingan bisnis. Nah dalam konteks bisnis itu berapa yang bisa diperoleh Konawe dan Kota kendari.

Lanjutnya, Untuk sementara meraka tawarkan akan membangunkan intake, instalasi pengolahan dengan kapasitas 50 liter perdetik, kalau hitungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), bisa bisa 4 hingga 6 ribu sambungan rumah.

“airnya diberikan gratis tetapi kita harus membangun pipa-Nya, saluran jaringannya, inikan butuh biaya juga” ungkapnya.

Pimpinan DPRD Konawe saat memimpin RDP

Rencananya kedepan Kata Sekda Konawe, intalasi pengolahan air minum ini akan dikeloh oleh PDAM Konawe.

Ditempat yang sama Kepala Bappeda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengatakan, Secara teritori Kota Kendari adalah pemekaran dari kabupaten Konawe, sehingga permasalahan yang dihadapi Kota Kendari membutuhkan uluran tangan dari Kabupaten Konawe.

Terkait dengan permasalahan rencana pembangunan Intake, Kata dia, beberapa hal yang dilakukan yang berkaitan dengan pembangunan insfrasruktur maupun yang perangkat yang berkaitan dengan sumber air bersih yang ingin dinikmati di Kota Kendari secara teritori masih berada di wilayah Kabupaten Konawe.

“kami dari Kota Kendari sudah melakukan pendalaman dan kajian, dan sebagai sebuah misi pemerintahan, sama dengan kabupaten Konawe, sama- sama ingin mengantarkan kegerbang kemakmuran dengan mempertimbangkan plus minusnya wialayah masing- masing” kata Ketua Bappeda.

Kata dia, Pak Walikota Kendari sudah banyak berdiskusi banyak dengan pihak pemrakarsa dalam hal ini PT. Adikarya, maka yang salah satu yang bisa menjadi titik temu adalah kerjasama saling menguntungkan.

Sementara itu Ketua DPRD Konawe, Dr. Ardin mengatakan, sebagai kesimpulan pertama mengenai kesepakatan dengan Pemda Konawe dan Kota Kendari akan dikaji kontekstualnya sebelum ditandah tangani oleh pihak Bupati Konawe dan Walikota Kendari.

Suasana RDP yang bertlangsung di Gedung DPRD Konawe

Kedua, mengenai rekomenasi dan izin lokasi akan diproses lebih lanjut sebagaimana yang diminta PT Adikarya tidak ada kendala. Ketiga, mengenai Intake Tabanggele tempat lokasi berdirinya Intake Tirta Anoa, yang akan dibangun PT Adikarya.

“Kami rekomendasikan kepada pihak PT. Adikarta masuk mengkaji hingga bisa masuk ke Morosi dan sebisa mungkin mengkaji semua potensi- potensi sumberdaya air hingga sampai ke Routa, kitab welcome lah kepada Adikarya untuk pengembangan potensi air yang ada di Konawe supayta bisa bermanfaat untuk menjadi Pendapatan Daerah untuk kesejahteraan masyarakat” Ujar Dr. Ardin

Terakhir lanjutnya, mengenai lokasi yang titik ini perlu untuk liat secara bersama- sama antara pihak DPRD Konawe dan pihak tehnis sebelum PT. Adikarya melakukan aktifitas proyak tersebut.

“pada prinsipnya kami sebagai pemerintah daerrah Konawe akan memberikan keleluasaan kepada pihak PT. Adikarya untuk melakukan studi mengenai potensi- potensi air dan poensi apa saja untuk dikonsultasikan dan koordinasikan dengan Pemda Konawe, yang tentunya semuanya sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat Konawe” Tutupnya. (**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY