Wabup Konawe Panen Ikan Lele di Tongauna Utara

786
0
BERBAGI
Demplot Budidaya Ikan DKP Konawe Desa Anggohu, Kecamatan Tongauna Utara yang di Kelolah pleh Kelompok Pembudidaya Ikan Rukun Sejahtera

Wakil Bupati Kabupaten Konawe, Gusli Topan Sabara melakukan panen perdana ikan Lele di Demplot percontohan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Konawe yang dikelolah oleh Kelompok Pembudidaya Ikan Rukun Sejahtera di Desa Angohu Kecamatan Tongauna Utara.Kamis, (16/1/2020).

Demplot percontohan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Konawe Desa Anggohu ini yang dibudidayakan kelompok pembudaya ikan Rukun Sejahtera ikan Lele jenis Sangkurian. Tak tangung-tangung panen perdana yang dilakukan Wakil Bupati Konawe ini mendapakan hasil hasil panen sebanyak 7000-an ekor atau seberat satu ton.

Budidaya ikan lele ini sendiri dilakukan dalam wadah terpal dan beberapa kolam di lahan milik Tukino yang merupakan ketua kelompok pembudidaya yang benihnya disalurkan oleh DKP Konawe. Kelompok Rukun Sejahtera sendiri beranggotakan 15 orang.

Saat melakukan dan menyaksikan langsung panen ikan lele, Gusli Topan Sabara mengatakan, program demplot ikan merupakan bagian dari program Konawe Gemilang dalam upaya meningkatkan pembangunan di sektor perikanan.

Wakil Bupati, Gusli Topan Sabara didampingi Kepala DKP Konawe Gunawan Samad saat meninjau Demplot Budidaya Ikan DKP Konawe di Desa Anggohu, Kecamatan Tongauna Utara.

Kata dia, Dengan demplot ini, kebutuhan akan ikan oleh pembudidaya maupun warga sekitar dapat terpenuhi. Termaksud, mampu menyediakan bibit bagi calon pembudidaya di wilayah lainnya.“Kalau pun hasil penennya berlebih, baru dikomersilkan atau dijual. Sehingga bisa mendapatkan income yang akan berefek pada peningkatan kesejahteraan,” terang Gusli.

Gusli berharap desa lain dapat mencontohnya. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sementara itu, Kepala DKP Konawe, H. Gunawan Samad melalui Kabid Pemberdayaan Usaha Budidaya, Indriana Ripin menerangkan, program demplot ini merupakan bagian dari program seribu kolam pemerintahan Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara.“Salah satu komitmen program Konawe gemilang khususnya program seribu kolam yaitu memberikan penguatan swasembada pangan kepada seluruh masyarakat Konawe,” jelas Indriana

Kabid Pemberdayaan Usaha Budidaya, Indriana Ripin (kiri) fose bersama Ketua Kelompok
Pembudidaya Ikan Rukun Sejahtera Desa Anggohu, Kecamatan Tongauna Utara (tengah)
sembarimemperlihatkan lele hasil panen.

Kata Indriana, panen ini merupakan hasil penebaran benih pada Oktober 2019 lalu. Sehingga, masa panen terhitung tiga bulan lima belas hari.

Indriana mengungkapkan, jumlah benih yang ditabur pada demplot ini awalnya berjumlah sepuluh ribu ekor. Namun, ada benih yang tidak bertahan hingga panen. Sehingga diperkirakan ikan yang dipanen hanya sekitar tujuh puluh persen saja. Untuk berat ikan saat dipanen berkisar lima sampai enam per kilogram-nya. Ukuran ini sesuai dengan standar jual, khususnya di warung makan penyedia ikan lele.

Ia menambahkan, kesulitan para kelompok bidudaya adalah terkait masalah pemasarannya. Saat ini belum ada pihak resmi ataupun yang bersedia untuk bekerjasama dalam membeli hasil panen para pembudidaya.“Tapi panen kali ini sudah ada, untuk sementara kami carikan. Dan mereka bersedia ambil semua hasil panen,” ujarnya. (**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY