Ketua DPRD Konawe Tanggapi Adanya Desa Masuk Dalam Kemiskinan Ekstrim

    111
    0
    BERBAGI
    Ketua DPRD Konawe, Dr. Ardin

    UNAAHA, KONAWEKITA- Dewan Konawe menanggapi masuknya 13 desa di Konawe masuk dalam kategori kemiskinan eksrim, sebagaimana rilis Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Mekso PMK) Republik Indonesia (RI) daftar dan menetapkan Desa dan Kelurahan se-Indonesia yang masuk kategori daerah dengan kemiskinan ekstrem.

    Di Kabupaten Konawe sendiri Sebagaimana rilis Menko PMK tersebut terdapat 13 Desa dan Kelurahan yang masuk dalam program pemerintah tentang penghapusan kemiskinan ekstrim.

    Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Konawe, Dr. Ardin merasa heran dan tidak percaya, soalnya selama ini Kabupaten Konawe menjadi daerah yang paling produktif dengan PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto yang tinggi jika dibandingkan kabupaten di Sultra.

    “Saya juga heran, apa indikatornya, kenapa bisa ada desa dan keluarahan kita masuk kemiskinan ektrem. Sementara pertumbuhan ekonomi kita tertinggi di Sultra hingga 6,3 persen,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Senin (18/7/2022).

    Di mana, lanjut Ardin, selama pandemi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe justru mengalami kenaikan. “Kita tahu sendiri PDRB Konawe tertinggi se-Sultra, bahkan data-data yang disajikan selama ini kita luar biasa dibanding daerah lain,” cetusnya.

    Dia menegaskan persoalan ini tidak boleh dipandang sebelah mata, karena hal ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.”Ini perlu kita sikapi dengan bijak, kalau tidak bahaya, ini akan berimbas terhadap tingkat trust atau kepercayaan pemerintah akan hilang,” tegasnya. (Red/KK)

    TIDAK ADA KOMENTAR

    LEAVE A REPLY