Bupati Konawe Launching Penyaluran Beras PPKM 2021

500
0
BERBAGI
Launching perdana penyaluran bantuan beras PPKM dilakukan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Konawe, Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Sulawesi Tenggara, Senin (26/7/2021).

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, secara resmi meluncurkan bantuan beras 217ribu ton kepada masyarakat terdampak Penerapan PPKM Mikro di Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara tahun 2021, di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Konawe, Kecamatan Unaaha, Kelurahan Tuoy, Senin (26/7/2021).

Laucing perdana penyaluran beras untuk masyarakat terdamapak Covid-19 ini, dilakukan oleh Bupati Konawe, Kery Saiful Konggosa bersama Kepala Drive Bulog Konawe, Yusran Yunus, Seretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand Sapan dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se- Kabupaten Konawe.

Pedistribusian beras PPKM tersebut diperuntukan kepada masyarakat Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terkena dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan presiden republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo terkait penanganan bencana non alam Covid-19 melalui cadangan beras pemerintah.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat memberikan sambutan Launching perdana penyaluran bantuan beras PPKM dilakukan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Konawe.

Penyaluran bantuan itu dilakukan melalui mekanisme cadangan beras pemerintah yang tertuang dalam peraturan Menteri Keuangan dan Menteri Sosial nomor 22 tahun 2019.

Kery Saiful Konggoasa mengatakan, atas perintah presiden RI Joko Widodo, pemerintah daerah khususnya di Konawe akan akan membagikan beras bantuan dampak Covid-19 sebanyak 217 tibu ton kepada masyarakat.

Kata dia, sekarang ini bagaimana membuat masyarakat itu sadar bahwa covid itu ada dan mematikan. Bukan saja mematikan manusia-Nya tetapi mematikan semua baik itu ekonomi dan sendi- sendiyang ada. “Saya harapkan kesadaran seluruh masyarakat, karena ini fakta dan nyata” Kata Bupati Konawe.

Menurutnya, saat ini di Konawe bantuan pusat yang tertinggi di Konawe. Kenapa pemerintah pusat selalu memperhatikan Konawe, karena pertumbuhan ekonomi masih sangat stabil.

“Saya harapkan kepada masyarakat bantuan beras ini jangan main- main, saya akan bicara dengan Kapolda supaya bantuan beras ini di awasi oleh Kapolsek, supaya bantuan ini tepat pada sasarannya” ujar Kery

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa didampingi Kepala Bulog Konawe Yusran Yunus san Sekda Konawe, Dr Ferdinand Sapan bersama OPD se- Kabupaten Konawe fose bersama saat peluncuran berasa bantuankepada masyarakat penerima manfaat bantuan beras akibat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kery juga mengharapakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar senyisihkan sedikit rezekinya agar dapat berbagi kepada sesama. Dia juga mengharapakan agar semua pihak terlibat dalam penangangan covid-19.

“Tuhan selalu mencoba kita, agar kita dekat dengan sesama kita, dengan adanya covid ini rasa kekeluargaan dan kebersamaan agar semakin dekat, kalau ini kita lakukan dengan baik covid akan hilang” harapnya.

Kata dia, saat ini bukan saatnya menyalahkan pemerintah tetapi bagaimana mambantu pemerintah “Kita sama- sama berdoa semoga semua ini cepat selesai, supaya kita banguan kita punya negeri yang lebih baik” ujarnya.

Bupati Konawe juga kembali menghimbau masyarakat agar menjaga kesehatan masing- masing. Satu saja caranya taati himbauan pemerintah, kalau ada hal yang tidak penting lebih baik ditunda dulu.

Kepala Bulog Konawe Yusran Yunus, saat menyampaikan laporan terkait Launching perdana penyaluran bantuan beras PPKM dilakukan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Konawe

Sementara itu Kepala Drive Bulog Konawe Yusran Yunus mengatakan, penyaluran bantuan ini dalam rangka menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Jokowi terkait penanganan non alam covid-19 melalui cadangan beras pemerintah.

Kata dia, di kabupaten Konawe dari 20 juta penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BST seluruh Indonesia, khusus di Konawe mendapatkan kuota bantuan sebesar 21.772 KPM yang terdiri dari PKH 11.866 dan BST sebanyak 9906 orang untuk 29 kecamatan.

“Alhamndulillah, semua kabupaten di Sulawesi Tenggara khususnya Kabupaten Konawe itu mendapatkan beras dengan kuantum 10 kg per KPM, mudah- mudahan dengnberas ini bisa memberi manfaat untuk menjadi penyangga, karena saat ini PPKM tentu saja mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama untuk mencari nafkah dan kehidupan sehari- hari” Kata Yusran. (**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY