Dewan Konawe Temui Masa Aksi Blokir Jalan di Puriala

1112
0
BERBAGI
Ketua DPRD dan rombongan saat menemui masa aksi dan masyarakat Puriala saat melakukan boikot jalan Poros Puriala.

UNAAHA-KONAWEKITA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menemui masyarakat Kecamatan Puriala, yang membokir Jalan Poros Puriala yang rusak parah. Aksi blokir jalan telah berlangsung selama sepekan.

Kunjungan Dewan Konawe ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe Dr. Ardin, didampingi anggota DPRD Haryadi, Tajudin Dongge, Sudirman dan Susi Sri Hartinah dan ditemui masa aksi dan masyarakat Kecamatan Puriala. Selasa (10/11/2020).

Koordinator Lapangan Widodo dihadapan rombongan Dewan Konawe, menyampaikan sudah pernah ada yang datang dari PU Provinsi, namun kehadiran mereka tidak memberikan solusi.

Lanjutnya, Mereka hanya menyampaikan bahwa tanggal 15 akan ada pembahasan untuk peningkatan jalan dan mereka tidak sampaikan, bahwa akan dikucurkan anggaran, atau akan dilaksanakan pengerjaan jalan,

“makanya pada saat itu kami tolak dan saya sebagai jenderal lapangan tidak akan membuka blokir jalan kecuali ada alat dari Dinas PU Provinsi, tidak harus di aspal minimal ada pengerasan dulu” Tegas Widodo.

Widodo juga menegaskan, pihaknya memaklumi diakhir tahun ini tidak mungkin ada anggaran untuk pengaspalan, tetapi pihaknya meminta tahun 2021 agar jalan tersebut di aspal.

Masyarakat Puriala boikot jalan Poros Puriala

Menemui masa aksi Ketua DPRD Konawe mengatakan, dirinya baru mengetahu ada pemblokiran jalan setelah mendapat informasi dari ketua Fraksi Konawe Gemilang Haryadi, dan pihaknya langsung datang menemui masyarakat, karena merupakan bagian dari tanggungjawab sebagai ketua DPRD dan wakil rakyat.

Kata dia, pihaknya tidak punya kewenangan untuk urusan Jalan Poros Puriala karena itu kewengan Pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara dan bukan kewenangan pemda Konawe, tetapi kedatangan mereka untuk memberikan dukungan pada masyarakat. Juga kedatangannya bersama rombongan untuk memediasi masyarakat dengan pihak PUPR Pemerintah Provinsi agar tuntutan masyaarakat dapat segera disahuti.

“Tadi saat diperjalan kami komunikasi dengan Kadis PUPR Provinsi, menanyakan bagaimana persoalan masyarakat di Puriala, dan memurut pak kadis pihaknya telah menemui masyarakat yang blokir jalan dan masyarakat meminta agar jalan tersebut di Aspal, saya katakan sama pak kadis kalau itu nanti saya tanyakan kepada masyarakat, karena kalau langsung di aspal juga itu tidak masuk akal, dan kata pak kadis kalau dana fungsional itu sudah ada untuk perbaikan jalan Puriala” Jelas Dr. Ardin.

Hasil komunikasi rombongan Dewan Konawe dengan masyarakat masa aksi blokir jalan, ternyata tidak sesuai yang disampaikan oleh Kadis PU Provinsi bahwa masyarakat menginginkan jalan langsung di aspal. tetapi masyakarakat menginginkan minimal ada perbaikan jalan. Dan masyarakat juga agar pengaspalan dilaksanakan tahun 2021.

Atas informasi itu, ditempat yang sama Ketua DPRD juga langsung menghubungi Kadis PU Provinsi dan menyampaikan bahwa, masyarakat Kecamatan Puriala memaklumi jika jalan poros Puriala tersebut tidak langsung diaspal, tetapi minimal ada perbaikan. Sehingga Kadis PU Provinsi juga menyampaikan melalui via telepon kepada ketua DPRD Konawe, bahwa pihak akan segera melaksanakan pekerjaan jalan karena alatnya sudah ada dan akan mengirim tim tehnis.

Sementara itu Ketua Fraksi Konawe Gemilang DPRD Konawe, Haryadi mengajak masyarakat bahwa dalam pengerjalan poros Puriala ini agar bersama-sama mengawasi pengerjaannya, supaya tidak dikerjakan asal-asalan.

“Saya mengajak masyarakat, agar dalam pengerjaan jalan ini supaya diawasi secara bersama-sama karena ini untuk kepentingan kita bersama” (Red/KK)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY