275 SD di Konawe Usai Gelar Ujian Sekolah

491
0
BERBAGI
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, DR. Suriyadi, S.Pd.,M.Pd

UNAAHA,KONAWEKITA- Tercatat 275 SD Negeri maupun swasta se-Kabupaten Konawe terlibat dalam pelaksanaan ujian sekolah yang digelar 23-30 Mei 2022 lalu. Dalam pelaksanaan ujian sekolah itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe menerapkan dua pola pengerjaan soal-soal mata pelajaran. Keduanya yakni pola kombinasi online dan offline, serta pola ujian berbasis kertas dan pensil.

Untuk pola kombinasi online dan offline, ini menjadi tahun kedua Dikbud Konawe menerapkan ujian sekolah serupa aplikasi Computer Based Test (CBT) yang dibuat sendiri oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Konawe, DR. Suriyadi, S.Pd. M.Pd, mengatakan, pendekatan ujian sekolah lewat kombinasi online dan offline, dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan dengan menghadirkan peserta ujian di sekolah secara tatap muka,
Akan tetapi, pengerjaan soal-soal ujian sekolah tersebut dilakukan secara online. Bisa lewat ponsel Android maupun komputer yang disediakan oleh pihak sekolah.

Terkait pola kombinasi itu, seluruh satuan pendidikan SD di kecamatan Unaaha telah menerapkannya. Di kecamatan Wawotobi pun sama halnya meskipun tak sebanyak di Unaaha. Tercatat enam SD di kecamatan Wawotobi telah menerapkan ujian sekolah berbasis online dan offline.

“Pendekatan berbasis online dan offline itu, kami menggunakan aplikasi khusus yang dibuat Dikbud Konawe. Aplikasi itulah yang kami terapkan di dua kecamatan ini, Unaaha dan Wawotobi. Setelah kami evaluasi, Alhamdulillah pelaksanaannya 100 persen sukses. Selebihnya untuk satuan pendidikan SD di kecamatan yang lain, masih menggunakan ujian berbasis kertas dan pensil,” ujar DR Suriyadi. Senin, (6/6/2022) saat ditemui di ruang kerjanya.

“Yang perlu diketahui bersama, saat ini ujian nasional sudah tidak ada. Diganti dengan asesmen nasional. Insyaallah tahun ini juga kita lakukan. Kami di Konawe tinggal menunggu informasi dari Kemendikbud untuk pelaksanaan asesmen nasional,” Tutup DR Suriyadi. (Red/KK)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY