Konsep Persaudaraan Madani Telah Ada di Konawe Lebih dari 500 tahun lalu

465
0
BERBAGI
Gusli Topan Sabara

Konsep Persaudaraan Madani telah ada di Konawe sebelum tahun 1500 M, namun muli populer semenjak Wekoila menjadi raja sekitar tahun 1500 M, dengan konsep dalam bahasa lokal “Mombeka Meeri-Meeri Ako (saling menyayangi satu sama lain red) dan Mombeka pehawa-hawa Ako (saling mengingat satu sama lain red)” hal ini pula terakumulasi dalam sistem Kalosara

“leluhur kita dulu 500 tahun lalu sudah mengenal namanya masyarakat Madani yang dalam bahasa lokal “Mombeka Meeri-Meeri Ako dan Mombeka pehawa-hawa Ako”, artinya hilangnya sekat antara yang kaya dan yang miskin, penguasa dan masyarakat dan pemimpin dan yang dipimpin” Ujar Pemerhati budaya Tolaki Gusli Topan Sabara saat ditemui di kediamannya.

Kata dia, Saat itu tidak ada sekat, namun sekarang masyarakat Konawe telah mengikuti konsep orang, sementara konsep persaudaraan Madani telah ada sebelumnya di Konawe 500 tahun yang lalu. Namun setelah belanda tanda tangani Korte van clearing I, selesai semua, atrinya konsep persaudaraan madani hilang dan terkikis secara perlahan. Akhirnya orientasi masyarakat adalah kekuasaan.

Menurutnya, awal kehancuran sistem demokrasi Kalosara yang di dalamnya termasuk Persaudaraan Madani itu tahun 1905 saat ditandatanganinya Korte van Clearing I oleh Belanda dan runtuhnya sistem demokrasi Kalosara pada tahun 1917 setelah ditandatanganinya Korte van Clearing II.

“Padahal ada satu keluruhan budi, ini saya punya penelitian, satu keluhuran budi yang tidak dimiliki oleh masyarakat manapun, sekarang kita masyarakat berebut untuk menjadi no 1 atau nomor berapa mau jadi penguasa. Padahal orang tua kita dulu belum mengenal demokrasi, kalau ditunjuk kemudian datang di bawakan kalosara, dia masih ukur-ukur dirinya” kata Gusli.

Artinya, lanjut Gusli persaudaraan madani itu 500 tahun yang lalu sangat melekat pada masyarakat Konawe dan para leluhur. Namun saat ini hanya simbolitas, penggunaan Kalosara pun tidak lagi pada semua aspek kehidupan hanya tertuju pada penyelesaian adat dan lainnya, namun marwah Kalosara itu sendiri tak seperti 500 tahun lalu, sebelum demokrasi kalosara terkikis dan runtuh tahun 1917 dengan masuknya Devide Et Impera.

Penulis : Armin

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY