Dewan Konawe Gelar RDP Terkait Tak Masuknya Tiga Warga Morosi di Politeknik Tridaya Virtue

185
0
BERBAGI
RDP terkait tak masuknya tiga warga Morosi di kampus Politeknik Tridaya Virtue.

Tak masuk dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di kampus Politeknik Tridaya Virtue, tiga warga Morosi akan diperjuangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe. Hal ini disampakan pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Konawe, Masyarakat Morosi dan pihak Politeknik Tridaya Virtue. Yang berlangsung di Gedung Gusli Topan Sabara DPRD Kabupaten Konawe, Rabu (12/7/2023).

Ketua Komisi III DPRD Konawe, Abdul Ginal Samabari dalam pandangannya mengatakan, pihaknya sangat memahami bahwasanya pihak Politeknik Tridaya Virtue memelilik mekasisme tersendiri dalam penerimaan, namum sebagai repsesntatif dari masyarakat pihaknya tetap akan memeperjungkan keluhan masyarakat.

“Kami paham yayasan memiliki mekanisme dan aturan terkait persoalan ini namun kami sebagai representasi dari masyarakat akan memperjuangkan hal ini,” Ginal Sambari

RDP di Gedung Gusli Topan Sabara DPRD Konawe.

Menurunya, keberadaan Politeknik Tridaya Virtue di bumi Konawe harus memberikan manfaat bagi anak daerah, tentunya dalam proses penerimaan ini anak daerah yang ada di Konawe harus di prioritaskan.

“Anak-anak kita harus diprioritaskan, persentasi penerimaannya harus jelas berapa anak daerah yang sudah masuk,” tutur Ginal.

Hal senada juga disampaikan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Konawe fraksi partai Gerindra Ulfiah. Ia bahkan secara pribadi memohon kepada Yayasan untuk membukakan jalan kepada ke tiga anak tersebut untuk mendapatkan kesempatan kembali masuk di Kampus Politeknik Pertama di Konawe.

“Saya memohon kepada Yayasan untuk memberikan kesempatan kepada ke tiga anak ini untuk mendapatkan kesempatan kembali untuk tes dan bisa masuk menjadi mahasiswa di Politeknik Virtue,” ujar Ulfiah.

Suasana RDP, yang dihadiri pihak warga dan kampus Politeknik Tridaya Virtue.

Sementara itu Direktur Politeknik Tridaya Virtue, Yuliadi Erdani mengatakan kehadiran Politeknik di Konawe tidak lain untuk memberikan wadah belajar bagi generasi muda yang ada di kabupaten Konawe secara khusus dan Sultra secara umum.

“Untuk persentasi penerimaan mahasiswa baru, 45 % Kabupaten Konawe, 13 Konut, 3 Konsel dan 18 Kendari,” beber Erdani.

Sementara penyebab tak lululusnya 3 warga Morosi dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru karena ke tiganya tidak siap mengikuti tes dan mengaku dipaksa oleh orang tua. “Hal ini menjadi salah satu penyebab ke 3 nya tidak masuk dalam seleksi,” tuturnya.

Politeknik Tridaya Virtue tahun ini menerima 120 mahasiswa baru dengan 3 jurusan unggulan yakni Metalogi, Kelistrikan dan Teknik Sipil. Lulusan Kampus ini diproyeksikan akan mengisi posisi-posisi strategis yang ada di perusahaan pemurnian nikel asal Tiongkok PT. VDNI, PT. OSS dan PT GNI di Morowali. (**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY