Rapat Paripurna HUT Konawe 2019, Bupati Konawe sampaikan Penghargaan pada Pendahulu dan Berupaya Terus Pertahankan Kearifan Budaya Lokal

429
0
BERBAGI
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa di dampingi Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke 59 di Aula ABD Samad, Minggu (3/3/2019).

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke 59, yang jatuh pada tanggal 3 Maret 2019 di Aula ABD Samad, Minggu (3/3/2019). Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa yang di dampingi Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tamu undangan karena masih dapat meluangkan waktunya untuk mengahadiri momen yang sangat bersejarah ini. Selain itu Bupati juga menyampaikan penghargan kepada pemipin pendahulu serta mengungkapkan keberhasilan pembangunan dan berupaya mempertahankan nilai kearifan budaya lokal.

“Kehadiran kita merupakan salah satu bukti betapa nilai dan penghargaan terhadap sejarah dan masa lalu mampu memberikan kita motivasi dan semangat untuk terus berkarya dan menunjukan integritas, serta akan terwujudnya masyarakat Kabupaten Konawe yang sejahtera, maju dan mandiri, “Ujar Kery.

Kata Kery, menyambut usia daerah yang semakin mapan, sebagai masyarakat wajib bersyukur dengan menjadikan hari ini sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan daerah ini dengan karya dan prestasi, lalu bingkai catatan perjalanan hari ini dan kedepan dengan kerja-kerja produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggosa, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Ketua DPRD Konawe Dr. H. Ardin, S.Sos.,M.Si, Wakil Ketua I DPRD Konawe Rusdianto, SE.,MM, Wakil Ketua II H. Alaudin, SH dan Sekretaris Dewan Sumanti, S.Sos.,M.Si

“Sebagai generasi penerus tonggak estafet kita boleh berbangga bahwa kita semua terus berupaya mempertahankan nilai dan kearifan budaya lokal yang selama ini telah menjadi falsafah dan norma dasar dalam pergaulan hidup masyarakat Konawe. tidak pernah surut langkah kita untuk terus berusaha dan berupaya agar budaya, adat dan istiadat yang telah lama mengakar dalam kepribadian masyarakat Kabupaten Konawe tetap lestari sampai kapanpun dan pada masa apapun. kita terus meyakini bahwa “Osara” adalah bagian yang tidak boleh dipisahkan dalam konteks dan dimensi pergaulan,” Katanya.

Apapun dan di manapun. “Inae Kona Sara Iye’i Pinesara, Inae Lia Sara Iye’i Pinekasara” adalah norma dasar yang menjadi landasan membangun hubungan sosial. Pada konteks itu diberikan tatanan norma dalam berperilaku agar tidak melampaui batas-batas yang telah digariskan oleh agama dan kepercayaan masing-masing.

Dalam membangun komunikasi, lanjut Kery pada aspek apapun dai mengajak kedepankan mufakat sebagaimana makna yang terkandung dalam “Kalo” yang melambangkan nilai permusyawaratan dan permufakatan tertinggi dalam jiwa penuh kedamaian dan kerukunan atas dasar kekeluargaan.

Anggota DPRD Konawe saat mengikuti Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe
ke 59 di Aula ABD Samad.

“Mari kita jadikan sejarah dan masa lalu sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah, lalu dari sejarah perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Konawe selama ini, kita bisa memetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai era dan zamannya. untuk itu kita perlu menjaga kesinambungan dengan sequen yang terukur sehingga setiap periodesasi pemerintahan memperlihatkan perubahan yang nyata dan terukur. kepada pendahulu dan para pendiri Kabupaten Konawe, dengan hormat kita menyampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian terbaik yang telah mereka tunjukan,” lanjut Kery.

Menurut mantan Ketua DPRD Konawe ini, saat ini boleh berbangga bahwa apa yang menjadi cita-cita dan harapan para pendahulu nampaknya telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. hal ini tidaklah berlebihan jika indikator kemajuan pembangunan saat ini disandingkan dengan daerah-daerah yang memiliki karakteristik letak dan sumber daya yang sama ketika itu.

“Disaat daerah-daerah di wilayah timur lainnya sedang fokus membangun infrastruktur, saat ini kita sudah dalam tahap menata dan memperbaiki infrastruktur. begupun pada aspek pembangunan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan, disaat daerah-daerah lain masih sibuk membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan, kita saat ini sudah dalam tahap memperbaiki serta menambah akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.

Dia menyadari bahwa setiap langkah yang ditempuh tidak selalu memberikan hasil yang seketika, namun setiap langkah yang tempuh akan menciptakan tatanan baru yang akan membentuk masa depan daerah yang dicintai ini.

“Tantangan kedepan yang semakin dinamis menuntut kita untuk senantiasa berupaya memperbaiki kualitas dan kompetensi sumber daya yang kita miliki. di sisi lain yang tidak kalah penting dalam menghadapi era globalisasi yang semakin kompetitif ini adalah persatuan dan kesatuan tekad, yang klta arahkan pada satu tujuan yang sama yaitu membangun kesejahteran rakyat Konawe. berawal dari searah masa lalu, kemudian melakukan kontemplasi terhadap pengalaman empirik yang pernah terjadi serta melakukan analisis yang mendalam terhadap kondisi dan dinamika yang berkembang sejak awal berdirinya Kabupaten Konawe hingga pada konteks kekinian,” terang Kery

Sausana Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke 59 di Aula ABD Samad,
Minggu (3/3/2019).

Maka Kata Bupati Konawe, dalam lima tahun mendatang sebagai pernyataan sedehana manum memiliki makna yang mendalam, yakni tergambar dalam visi-misi pembangunan 2018-2023 yakni “Konawe Yang Maju dan Madiri Tahun 2023”. Berangkat dari visi ini ending point sasaran pembangunan lima tahun yang ingin diwujudkan yang menjadi embrio lahirnya konsep dan formulasi operasional yang disebut dengan grand strategy “Gerbang Pembangunan Masyarakat Madiri Berkelanjutan dan Berdaya Saing”. yang berporos pada kesejahteraan masyarakat.

Konsep tersebut diformulasikan secara opresional kepda dua program andalan yakni, Pertama, Program sejuta ton beras dan Kedua, Program Sejuta Ekor Sapi. Tindak lanjut dari konsep ini kemudian ditransformasikan pada recana strategi setiap Oerganisasi Perangkat Daerah (OPD) kemudian melahirkan program unggulan.

Kery juga menyampikan keberhasilan ekonomi Kabupaten Konawe dalam lima tahun terakhir perekonomian mampu tembus di atas tujuh persen (7%) pertahun. Dibandingkan dengan rata-rata nasional yang tumbuh di atas lima persen. Ini berarti telah turut memberikan sumbangan positif bagi perekonomian nasional, di mana beberapa daerah lain hanya mampu memberikan sumbangan pertumbuhan di bawah rata-rata nasional.

Untuk diketahui, hadir pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke 59 Bupati Konawe Kery Saiful Konggosa, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Ketua DPRD Konawe Dr. H. Ardin, S.Sos.,M.Si, Wakil Ketua I DPRD Konawe Rusdianto, SE.,MM, Wakil Ketua II H. Alaudin, SH dan Sekretaris Dewan Sumanti, S.Sos.,M.Si, 24 Anggota Dewan, Muspika Kabupaten Konawe serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Konawe.(**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY